Panduan Dasar Membuat Website Hanya 47.000! | Next Tip ยป?


Apa Itu Gerhana Matahari

Hati-hati dengan iklan di internet, baca & teliti sebelum mengikuti!

Gerhana matahari pada tanggal 29 Maret  2006

Pada hari Jumat tanggal 15 Januari 2010 kemaren terjadi gerhana matahari cincin di Indonesia, walaupun tidak di semua tempat di Indonesia bisa menyaksikan langsung gerhana matahari tersebut. Saya sendiri di daerah Sukabumi, Jawa Barat tidak bisa menyaksikan fenomena alam tersebut karena cuaca mendung. Bagi yang belum tahu apa itu gerhana matahari berikut petikan yang saya copas tanpa ijin berikut gambarnya dari Wikipedia :

Gerhana matahari terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Gerhana matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana total, gerhana sebagian, dan gerhana cincin. Sebuah gerhana matahari dikatakan sebagai gerhana total apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.

Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.

Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.

Gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan.

Mengamati gerhana matahari

Melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari matahari) walaupun hanya dalam beberapa detik dapat mengakibatkan kerusakan permanen retina mata karena radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Kerusakan yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan. Mengamati gerhana matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Kaca mata sunglasses tidak aman untuk digunakan karena tidak menyaring radiasi inframerah yang dapat merusak retina mata.

Popularity: 3% [?]

Hati-hati dengan iklan di internet, baca & teliti sebelum mengikuti!

If you enjoyed this post, make sure you subscribe to my RSS feed!

Jika Anda menyukai artikel di blog ini, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel dari AbadiPurwadaksina.com secara gratis melalui email:

Delivered by FeedBurner

Leave a Reply


  • Recent Comment

    • mamit: hatur nuhuuuun….pisan…
    • diNi: Maaf pak, maksudnya via BB.. Tks
    • diNi: Wah,tks infonya ya pak.. Pertanyaan sy, gmn meresize foTo via ? ya,pak…?? Mhn informasinya
    • suprianto: Saya udah add ID Bapak, tlg di app ya…, ntar sekalian mau test, makasih pak.
    • Baju Muslim: Salam Kenal… Ternyata kadang sedang sering error karena itu..???, Terima kasih infonya…...